Hubungan Gejala Klinis dengan Neutrofil-Limfosit Rasio (NLR) pada Anak dengan Covid-19 di Rumah Sakit H.Abdul Manap Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.25077/mka.v47.i3.p260-264.2024Abstract
Latar belakang: Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) dipertimbangkan sebagai penanda inflamasi untuk menilai derajat klinis COVID-19 pada anak, namun data lokal masih terbatas.
Objektif: Menilai hubungan antara gejala/derajat klinis dengan NLR pada anak dengan COVID-19.
Metode: Studi analitik korelatif dengan desain potong lintang menggunakan data rekam medis sekunder pasien pediatrik terkonfirmasi COVID-19 yang dirawat di ruang isolasi RS H. Abdul Manap, Kota Jambi, Januari–Juli 2021. Variabel utama: derajat klinis dan NLR (cut-off 3,13). Analisis menggunakan uji korelasi serta estimasi kekuatan hubungan.
Hasil: Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki (55,1%), berderajat klinis ringan (87,7%), dan memiliki NLR <3,13 (98%). Terdapat korelasi lemah namun bermakna antara derajat klinis (ringan–sedang) dan NLR (r=0,386; p=0,006).
Kesimpulan: Derajat klinis COVID-19 pada anak berkorelasi lemah tetapi signifikan dengan NLR, dengan sebagian besar kasus ringan menunjukkan NLR <3,13. NLR berpotensi sebagai penanda pendukung stratifikasi klinis; diperlukan penelitian prospektif dengan ukuran sampel memadai untuk memvalidasi temuan ini.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Okto Dolin Hutabarat, Fransiska Farah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















