Anosmia pada Rinitis Virus dan Rinitis COVID-19: Sebuah Tinjauan Naratif
DOI:
https://doi.org/10.25077/mka.v47.i4.p494-500.2024Keywords:
anosmia, COVID-19, rinitis, virusAbstract
Latar Belakang: Anosmia adalah gejala khas pada rinitis akibat infeksi virus dan sering dilaporkan menonjol pada rinitis terkait COVID-19. Memahami perbedaan angka kejadiannya penting untuk penapisan klinis, keputusan isolasi, dan komunikasi risiko pada pasien. Tujuan: untuk melihat bagaimana anosmia pada rinitis virus dan rinitis COVID-19. Metode: penelitian ini merupakan suatu tinjauan naratif yang menggunakan metode PRISMA berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: anosmia yang disebabkan oleh rinitis COVID-19 memiliki angka kejadian yang lebih tinggi dibandingkan rinitis yang disebabkan oleh virus lain. Kesimpulan: angka kejadian anosmia lebih tinggi terjadi pada rinitis COVID-19 daripada rinitis virus. Anosmia dapat menjadi gejala alarm untuk mencurigai seseorang mengalami rinitis COVID-19.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Lucky Berliandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















