Gambaran Hasil Kultur dan Sensitivitas Antibiotik pada Pasien COVID-19 yang Dirawat di Ruang ICU COVID-19 RSUP Dr. M. Djamil Padang

Iqbal Maulana

Abstract

Abstrak

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi superinfeksi bakteri saluran pernapasan pada pasien COVID-19 yang dirawat di ICU RS Dr. M. Djamil. Metode: Studi retrospektif ini meninjau semua pemeriksaan mikrobiologis pernapasan yang dilakukan di ICU pada pasien COVID-19 dari April 2020 hingga Maret 2021. Hasil: Jumlah pasien COVID-19 dengan pemeriksaan mikrobiologis biakan sekret sebanyak 124 orang, sebagian besar berjenis kelamin laki-laki 78 (63%) dan pada kelompok usia 60-69 tahun. Pertumbuhan bakteri ditemukan pada 64 pasien (51%) yang terbagi pada Community acquired pneumonia 40 (62,5%) dan Hospital Acquired Pneumonia (HAP) 24 (37,5%) pasien. Acinetobacter baumannii mendominasi sebagai penyebab superinfeksi pada pasien Covid-19 yang sakit kritis; CAP 14 (35%) diikuti oleh Klebsiella sp 10 (25%) dan HAP 12 (50%) diikuti oleh Pseudomonas auriginosa 6 (25%). Kami juga mengevaluasi kerentanan terhadap antibiotik untuk Acinetobacter baumannii kebanyakan dari mereka memiliki resistensi terhadap carbapenem; 26 (72%). Kesimpulan:  Superinfeksi pada pasien Covid-19 yang dirawat di unit perawatan intensif terjadi pada lebih dari setengah pasien. Acinetobacter baumannii yang resisten terhadap carbapenem ditemukan lebih dari sepertiga

Keywords

pulmunology

Full Text:

PDF


-->